Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: “Lanskap Penguatan Pemerintahan Militeristik dan Otoritarian”

Catatan Kritis YLBHI

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: “Lanskap Penguatan Pemerintahan Militeristik dan Otoritarian”

20 Oktober 2024, satu tahun yang lalu Prabowo dan Gibran dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Dalam 1 (satu) tahun pemerintahan Prabowo-Gibran YLBHI memandang Pemerintahan Prabowo-Gibran berjalan dengan kekosongan atau tanpa kepemimpinan yang berpegang kepada Konstitusi, prinsip negara hukum, Hak Asasi Manusia, supremasi sipil dan demokrasi.

YLBHI menemukan setidaknya terdapat 7 (Tujuh) catatan utama yang menunjukkan bahwa Pemerintahan Prabowo-Gibran semakin membahayakan demokrasi, hak asasi manusia dan prinsip negara hukum. Gejala Pemerintahan otoritarian dan militeristik, data menunjukan situasi ini dilakukan secara sistematis, konsisten dan meluas.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print