Pertemuan dengan Hoge Raad

Pada tanggal 19 Januari 2018, YLBHI dan LBH Jakarta bersama beberapa organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang bantuan hukum, advokasi kebijakan hukum, peradilan, dan hak asasi manusia memenuhi undangan pertemuan dengan President of the Hoge Raad (Supreme Court) atau Presiden Mahkamah Agung Belanda, H.E.mr. M.W.C (Maarten) Freteris. Pertemuan yang diadakan di Kedutaan Besar Belanda ini mendiskusikan peran peradilan dalam melindungi hak-hak warga negara. Presiden Hoge Raad mengawali dengan menjelaskan peran Mahkamah Agung di Belanda. Para peserta menyambungnya dengan berbagi pengalaman mengenai advokasi atau penelitian yang dilakukannya. Maka, meluncurlah pengalaman advokasi hukuman mati, peradilan yang adil (fair trial), pendampingan hukum, kriminalisasi masyarakat dalam kasus-kasus lingkungan dan agraria, sulitnya mengeksekusi putusan di Indonesia, lamanya waktu menanti putusan kasasi, buruknya kinerja hakim dan peradilan, dan pengalaman dalam mendorong peradilan yang lebih baik. Presiden Hoge Raad mendengarkan seksama dan beberapa kali melontarkan pertanyaan sembari mengapreasi kerja-kerja organisasi masyarakat sipil di Indonesia.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print
Close Menu