Serah Terima Jabatan Direktur LBH Padang 2018-2021

9 April 2018 adalah momen penting bagi LBH Padang karena menandai regenerasi-kaderisasi pimpinan. Hari itu adalah momen pergantian pimpinan dari direktur 2015-2018, Era Purnamasari, kepada Wendra Rona Putra, yang akan memimpin LBH Padang bersama dengan Indira Suryani sebagai wakil direktur dalam kurun waktu 2018-2021.

Dibuka oleh puisi paralegal, Nurani Perempuan dan komunitas perempuan lainnya sebanyak 4 orang perempuan menyentakkan kita dari suasana aman yang fana kepada kenyataan pahit yang dialami perempuan korban sehari-harinya. Sayatan tentang perkosaan, ketidaksetaraan dan kekerasan lainnya langsung membuat aura menjadi serius dan khidmat.

Tak berlama-lama dengan kesenduan, tarian piring 4 orang dari desa Solok, yang saat ini sedang didampingi LBH Padang untuk melindungi Gunung Talang dari eksplorasi geotermal, langsung menghentak. Diawali dengan 2 orang bersilat dengan dilatari 2 orang lain menari dengan piring. Kemudian diikuti atraksi berjalan di atas piring dengan 1 kaki. Sungguh penuh filosofi dan mengingatkan kita tanah air bagi masyarakat khususnya adat sering kali bukan sekedar benda material tetapi memiliki makna jauh lebih dalam sebagai keseluruhan kehidupan baik material maupun spiritual.

Selanjutnya pengunjung disodori video kerja LBH 3 tahun. Berdasarkan bisik-bisik panitia, video ini hasil kebut semalam. Meski demikian, dengan mudah pengunjung mendapatkan gambaran apa itu LBH Padang, filosofi kerja dan posisinya terhadap isu-isu yang berkembang. Sebagai suatu rangkaian presentasi LBH Padang, direktur 2015-2018 menyajikan kerja dan capaian LBH selama 3 tahun dan diikuti dengan tanya jawab.

Tiba-tiba hadirin dikejutkan dengan munculnya orang berbaju hitam putih dengan muka dicat putih membawa tiang dengan kertas di atasnya betuliskan investasi. Melewati kursi demi kursi hingga akhirnya menempati panggung. Ternyata ini adalah awal tampilan teater. Suasana makin hening dengan musik yang ditimpali dengan orasi dan raungan tangis tak henti-henti. Tangis yang bisa kita tafsirkan sebagai tangisan bumi maupun rakyat yang menjadi korban investasi.

Selesainya teater menjadi awal dari acara serah terima jabatan dan pelantikan direktur baru. Diawali dengan pembukaan oleh Ketua Umum YLBHI dan diikuti penjelasan ketua panitia. Ketua panitian menggarisbawahi keunikan proses di LBH Padang yaitu hingga habisnya waktu pendaftaran tidak ada yang mau mendaftar dan kemudian calon yang mendaftar melakukan permufakatan karena pemilih tidak mau menggunakan hak pilihnya. Setelah ketua panitia Ketua Umum YLBHI membacakan SKEP Pengangkatan Wendra sebagai direktur LBH Padang. Wendra kemudian membaca sumpah yang berisi tanggung jawab sebagai direktur. Setelahnya adalah serah terima hak dan kewenangan dari direktur lama ke direktur baru dan kemudian sambutan peserta baik dari klien, jaringan maupun aparat pemerintahan yang hadir. Sambutan direktur baru menjadi gong penutup dari keseluruhan rangkaian serah terima jabatan ini. Selamat memimpin LBH Padang Wendra dan Indira dan selamat berkarya bagi Era di tempat barunya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print
Close Menu