LBH Bandung Kecam Penyerangan Terhadap Warga Ahmadiyah

Arip mengaku, pihaknya pun mendorong serta siap membantu pihak berwajib dalam menyelesaikan masalah tersebut.

“Kami disini berupaya untuk mendorong aparat kepolisian serta pemerintah agar lebih bisa mengantisipasi serangan seperti ini,” jelasnya.

Dia berharap, penegak hukum dapat lebih tegas menindak pelaku penyerangan. Sebab, kejadian penyerangan tersebut telah membuat keresahan dan menggangu kenyamanan.

Perwakilan Ahmadiyah, Entang Rasyid mengatakan, penyerangan terhadap warga Ahmadiyah menambah rentetan panjang tindakan intoleransi di Jawa Barat.

“Ya tentunya kami sebagai warga negara Indonesia merasa terganggu. Harus ada upaya tegas dan evaluasi dari para penegak hukum,” ujarnya di Bandung.

Menurut Entang, akibat penyerangan tersebut, perempuan dan anak-anak menjadi trauma, terlebih anak-anak kelas enam yang sedang UN.

Penyerangan di Kampung Babakan Sindang, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna dan Kampung Wanisagara, desa Tejowaringing, Kecamatan, Salawu, Kabupaten Tasikmalaya terjadi pada Minggu (5/5) dini hari dilakukan ratusan orang yang tidak dikenal.

Akibat kejadian itu, 29 rumah warga, tiga mobil, satu unit sepeda motor, serta fasilitas umum yakni Madrasah Diniyah Imamuddin, Masjid Baitussubhan, Mushola Nurul Khilafat, serta SDN 1 Tenjowaringin rusak.

 

Sumber : fokusjabar.com

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *