YLBHI : Harapan Bunda Perlakukan Orangtua Korban Vaksin Palsu Tidak Layak

Ketua Yayasan Lembaga Hukum Indonesia (YLBHI) Alfons Kurnia Palma menilai perlakukan RS Harapan Bunda terhadap orangtua korban vaksin palsu tidak layak. Pasalnya, orangtua korban vaksin palsu dibiarkan berpanas-panasan ketika mereka menuntut kejelasan di rumah sakit tersebut.

“Kami melihat orangtua korban vaksin palsu tidak mendapat fasilitas layak untuk menunggu serta meminta kejelasan terkait vaksin palsu,” ujar Ketua Yayasan Lembaga Hukum Indonesia (YLBHI) Alfons Kurnia Palma, di Rumah Sakit Harapan Bunda, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (20/7/2016).

Ia menegaskan, hingga saat ini, RS Harapan Bunda belum memberikan respons positif kepada orangtua korban vaksin palsu. “Apakah kita melihat pihak Rumah Sakit Harapan Bunda sudah merespons secara positif terkait peredaran vaksin palsu, nampaknya belum,” tuturnya.

Alfons menambahkan, pemerintah harus mengusut tuntas peredaran vaksin palsu yang jelas-jelas telah meresahkan masyarakat. Ia juga meminta pemerintah  menarik garis besar terkait penyebaran vaksin palsu di Rumah Sakit Harapan Bunda yang notabene merupakan rumah sakit ternama.

Sumber : infonitas.com

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print
  • (+62)21 - 3929840
  • (+62)21 - 31930140
  • [email protected]
  • Jl. Diponegoro No. 74, Menteng,
    Jakarta Pusat 10320

kantor LBH

Media Sosial

Berlangganan Kabar

© YLBHI 2018

Close Menu