Jakarta, 18 November 2025 – Bersamaan dengan pertemuan SEANF (South East Asia National Human Rights Forum) yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 18-19 November 2025, YLBHI bersama dengan International Labor Union dan Masyarakat Sipil menyelenggarakan acara tandingan “Regional Solidarity and Human Rights Action at SEANF 2025” sebagai bentuk protes terhadap partisipasi Junta Myanmar dalam acara SEANF 2025.
Acara ini dibuka oleh Ketua Umum YLBHI, Muhamad Isnur. Dalam pembukaannya, Isnur memberikan gambaran terkait kondisi masyarakat sipil di Myanmar serta pentingnya bagi kita sebagai masyarakat sipil untuk terus bersuara bagi ketidakadilan yang terjadi di Myanmar. Ia sekaligus memberikan ingatan bahwa meskipun situasi Indonesia tidak lebih buruk dari teman-teman masyarakat sipil di Myanmar, tetapi Indonesia harus bersiap akan segala kemungkinan yang terjadi kedepannya.
YLBHI sendiri berpartisipasi dalam panel bertema “Meningkatkan Lima Poin Konsensus ASEAN – Kebuntuan Politik Menuju Aksi Regional” . Panel ini memberikan pandangan terkait bagaimana Lima Poin Konsensus (5Pc) dapat dimanfaatkan untuk menuntut tanggungjawab Myanmar terhadap buruh.
Selain itu, pada tanggal 19 November 2025, acara dilanjutkan dengan melakukan aksi di depan hotel Le Meredien, tempat dimana kegiatan SEANF 2025 dilaksanakan. Aksi tersebut bertujuan untuk memberikan surat serta pernyataan bersama koalisi sebagai bentuk protes atas diundangnya Junta Myanmar dalam acara SEANF yang seharusnya menjadi tempat untuk membahas hak asasi manusia lintas regional.
Untuk melihat pernyataan sikap bersama kami, silahkan dibaca pada tautan berikut: https://acrobat.adobe.com/id/urn:aaid:sc:AP:3fca6bd1-f688-42b7-b9f2-c6db13a00cfe?viewer%21megaVerb=group-discover